Selasa, 30 Oktober 2012

Merawat & Mencegah Pembengkakan pada Payudara serta cara Menyusui Bayi

Cara Mencegah Pembengkakan Payudara Saat MenyusuiDescription: http://herrysusant.files.wordpress.com/2010/04/breast-feeding-e1270624838539.jpeg?w=150&h=99Seorang ibu setelah melahirkan Wajib kiranya ASI ekslusif diberikan pada buah hatinya.  Namun dalam perkembangan jaman saat ini, banyak ibu karier yang harus terbatas menyusui bayinya secara langsung.Dan salah satu masalah yang sering timbul pada ibu adalah terkadang payudara mengalami pembengkakan ringan maupun berat dan menyakitkan. Pada keadaan seperti ini, pembengkakan payudara biasanya disertai pula dengan demam ringan dan bahkan bisa juga  terjadi infeksi. Pembengkakan umumnya terjadi selama hari ketiga sampai kelima setelah melahirkan, tetapi bisa juga terjadi setiap saat. Sehingga proses pemberian ASI pada bayi akan menjadi tidak maksimal.
Nah! kalau menilik Secara umum, payudara seorang ibu akan menjadi lebih besar dan berat ketika dalam masa menyusui,karena produksi ASI umumnya akan cenderung meningkat. tetapi hal itu masih wajar jika ibu tidak mengalami masalah seperti ulasan diatas. Oleh karena itu, penting Untuk para ibu-ibu agar mencegah dan mengatasinya sebelum hal ini benar-benar terjadi. Dan dibawah ini beberapa cara sederhana untuk mencegah pembengkakan payudara, kutipan KOmpas.com (from situs womenshealth.gov, salah satu bagian dari Departemen Kesehatan Amerika Serikat yang memfokuskan pada pelayanan kesehatan perempuan:
  1. sering-seringlah menyusui bayi ASI setelah proses persalinan. Biarkan bayi menyusu selama yang dia suka, sepanjang bayi Anda minum ASI dengan baik dan mengisap secara efektif. Dalam minggu-minggu pertama pasca melahirkan, Dan bisa diberkan setiap empat jam secara rutin
  2. Bekerjasama atau meminta bantuan konsultan laktasi untuk memperbaiki cara menyusui yang tepat.
  3. Lebih baik menyusui lebih sering pada payudara yang terasa sakit untuk mengeluarkan ASI.  Agar metabolisme payudara efektif dan mencegah penumpukan ASI pada payudara tersebut.
  4. Pegang payudara dengan tangan secara lembut dan pompalah sedikit ASI untuk melunakkan sedikit bagian payudara, areola dan puting sebelum proses menyusui.
  5. Pijatlah payudara secara lembut minimal pagi dan sore.
  6. Gunakan kompres air dingin di antara waktu menyusui untuk membantu meringankan rasa sakit.
  7. Jika Anda harus bekerja, dan harus memberikan ASI dalam botol, cobalah untuk memompa ASI pada jadwal yang sama ketika Anda memberikan ASI di rumah, atau Anda dapat memompa ASI setidaknya setiap empat jam.
  8. Istirahat yang cukup dan pemenuhan makanan dengan nutrisi yang tepat, serta penuhi kebutuhan cairan.
  9. Kenakan pakaian yang nyaman dan gunakan bra yang tidak terlalu ketat.
  10. Jika harus menggunakan dot untuk memberikan ASI perahan, pilih secara cermat dot khusus bagi bayi serta Hindari  penggunaan dot yang terlalu berlebihan, karena akan membuat bayi ‘bingung puting’ sehingga mengurangi bayi menyusui secara langsung.

Perlu diketahuibahwa payudaraterdiri ataslemak, kelenjar dansaluran (ductus).Sedang di bawahnya terdapat otot penyangga, yaitu otot pectoralismayor. Untukmenjaga payudaraagar tetap kencangdan tidak kendur,apalagi setelah proseskehamilan dan menyusui, ada beberapa tips yang bisadilakukan, yaitu:
  • Menjaga kekuatan otot penyangga payudara, yaitu dengan melakukan latihan, seperti mengangkat beban dengan dumbbell atau push up. Olah raga berenang, tenis, jogging, dan hikingjuga bisa menguatkan ototdada dan membuat dada sedikit terbusung.
  • Untuk menjaga kencangan kulit dan mencegah terbentuknya stretchmarkspada kulit payudara, oleskankrim atau lotion khususyang mengandung vitamin dan minyakzaitun.
  • Lakukan pemijatansecara teraturpada area payudara. Bisa juga dilakukandengan perawatanspa khususpayudara. Tujuannyauntuk memperlancar alirandarah ke payudaradan menjaga elastisitas kulit payudara.
  • Gunakan bra yangtepat dan sesuaiukuran payudara. Jangan sampai adabagian yang terselip, sehingga akanmengganggu aliran darahdi area payudara,dan mengubah bentukpayuda
Top of Form


Perhatikan Saat Menyusui

Proses menyusui membutuhkan kesabaran dan pembelajaran dengan tekun. Bila Ibu merasa ada banyak pertanyaan yang muncul dalam proses ini, konsultasikan pada Tim Ahli melalui Live Chat.
Ibu Gitta Saifuddin – van Engelen Konsultan Perawatan Ibu & Bayi Ibu dari 2 anak



Yang Penting Diperhatikan Saat Menyusui

Agar proses menyusui berlangsung optimal inilah sejumlah langkah praktis yang bisa Ibu lakukan. Ibu bisa menerapkannya secara bertahap, mengikuti kebiasaan sehari-hari. Yang penting Ibu nyaman dan bayi Ibu tentram.

Agar pemberian ASI optimal, Ibu tentu saja harus merawat payudara sejak dini, terutama di saat Ibu mulai menyusui.

Kesuksesan menyusui buah hati perlu persiapan yang baik dan secara dini. Karena itu, payudara Ibu perlu mendapatkan perawatan secara teratur. Perawatan payudara selama kehamilan bertujuan agar sealama masa menyusui nanti, produksi ASI cukup, tidak terjadi kelainan pada payudara, dan bentuk payudara tetap baik setelah menyusui.

Sesuaikan Ukuran Bra

Umumnya, kehamilan akan mempengaruhi ukuran payudara. Payudara akan terasa lebih padat, kencang, dan sakit. Guna menunjang perkembangan payudara dalam kehamilan, sejak usia 2 bulan, sebaiknya Ibu mulai mengganti bra dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran yang biasa dipakai) dan dapat menopang perkembangan payudara. Memakai bra yang mempunyai ukuran yang tidak sesuai dengan ukuran payudara dapat menyebabkan infeksi seperti mastitis (suatu infeksi pada kelenjar susu di payudara).

Kompres Puting Susu

Persiapkan puting susu Ibu selama kehamilan agar menjadi lentur, kuat dan tidak ada sumbatan. Persiapan dilakukan setiap hari sebanyak 2 kali sehari setelah usia kehamilan 7 bulan. Kompres masing-masing puting susu selama 2-3 menit dengan kapas yang dibasahi baby oil. Putar puting dengan lembut antara telunjuk dan ibu jari ke arah luar sebanyak 20 kali dan ke arah dalam 20 kali.

Latihan Menyangga Payudara

Melakukan latihan gerakan otot-otot badan yang berfungsi menyangga payudara, misalkan gerakan untukmemperkuat otot pektoralis: kedua lengan disilangkan di depan dada, saling memegang siku lengan lainnya, kemudian lakukan tarikan sehingga terasa tegangan otot-otot di dasar payudara. Latihan itu dapat menunjang produksi ASI dan membantu mempertahankan bentuk payudara setelah selesai masa menyusui.

Mengatur Istirahat Ibu

Masa menyusui adalah masa yang paling sensitif dalam kehidupan ibu. Baik secara fisik ataupun emosional. Begitu ibu mulai menyusui, ibu butuh waktu untuk beristirahat agar proses menyusui menjadi lancar.

Istirahat di Tempat Tidur agar Sukses Menyusui

Tahukah Ibu bahwa beristirahat di tempat tidur pada hari-hari pertama setelah melahirkan adalah kunci awal keberhasilan menyusui. Karena itulah, seusai melahirkan, banyak dokter yang menyarankan untuk melakukan hal itu. Agar waktu istirahat tidak menjemukan, Ibu bisa melakukannya sambil membaca buku atau majalah atau pun nonton TV di kamar tidur. Tak ada salahnya menyiapkan makanan kecil dan minuman di dekat tempat tidur. Jadi Ibu hanya berubah posisi jika ingin ke kamar mandi atau saat menyusui. Selain itu, Ibu dapat beristirahat atau tiduran sejenak.

Makan, Minum dan Ngemil

Agar memiliki tenaga untuk menyusui dan merawat bayi, Ibu butuh makanan yang bergizi dan cairan yang cukup banyak. Karena itu, Ibu disarankan untuk tidak melewatkan waktu makan. Dan tidak ada salahnya pula bila di antara waktu makan, Ibu mengemil makanan kecil bergizi. Juga mengonsumsi buah-buahan. Makan makanan bergizi akan mengembalikan tubuh Ibu ke kondisi prima. Selain itu, minumlah secukupnya karena minum dalam volume yang banyak tidak akan memperbanyak ASI.
Bottom of Form

Tidak ada komentar:

Posting Komentar